Belanda Minta Warganya Segera Tinggalkan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Tentara bayaran dari Grup Wagner yang dilengkapi dengan senjata berat menarik diri dari Kota Rostov-on-Don, Rusia, Sabtu (24/6/2023) malam. Sebelumnya, mereka berniat melakukan pemberontakan terhadap Moskow. (Foto: Reuters)

DEN HAAG, iNews.idBelanda menyarankan kepada warganya yang berada di Rusia agar meninggalkan negara itu. Amasterdam juga meminta warganya menahan diri untuk tidak bepergian ke sana karena situasi yang tidak dapat diprediksi.

“Mengingat perkembangan, rezim keamanan yang diperketat di Rusia dan tingkat ketidakpastian yang tinggi, sangat disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Rusia dan meninggalkan negara itu sekarang,” demikian bunyi pembaruan pedoman perjalanan (travel advisory) yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Belanda, Minggu (25/6/2023).

Menurut Kemlu Belanda, tingkat peringatan tertinggi (berwarna merah) telah diberlakukan untuk Rusia. Kemlu Belanda juga mengimbau warganya yang masih berada di Rusia untuk selalu mengikuti berita, berhati-hati saat keluar di jalan, dan selalu membawa tanda pengenal.

Sebelumnya, situasi di Rusia sempat memanas dengan rencana pemberontakan yang diluncurkan oleh Grup Wagner. Kelompok tentara bayaran itu merasa tidak puas dengan cara Kementerian Pertahanan Rusia memperlakukan mereka selama operasi militer di Ukraina.

Akan tetapi, rencana pemberontakan itu kemudian dibatalkan oleh bos Wagner, Yevgeny Prigozhin. Dia pun memerintahkan pasukannya untuk kembali ke barak, dan meninggalkan markas Distrik Militer Selatan Rusia di Kota Rostov-on-Don yang sempat diduduki pasukan Wagner.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, gejolak yang timbul di dalam negeri Rusia akibat insiden pemberontakan pasukan Wagner, tidak akan berpengaruh terhadap operasi militer Moskow di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Ganas! 3.500 Orang Meninggal di Belanda Selama Puncak Gelombang Panas

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal