Benda Purbakala Mesir Hasil Selundupan Ditemukan saat Akan Dilelang

Anton Suhartono
Benda purbakala Mesir kuno berbentuk ukiran tang diselundupkan ke Inggris (Foto: Kementerian Purbakala)

KAIRO, iNews.id - Mesir berhasil mendapatkan kembali benda purbakala yang diselundupkan ke Inggris. Keberadaan benda purbakala dari zaman Mesir kuno itu diketahui setelah sebuah rumah lelang di London memajang dan akan menjualnya.

Kementerian Purbakala Mesir, dikutip dari BBC, Rabu (9/1/2019), menyatakan, data yang tersaji di situs web rumah lelang bersangkutan sesuai dengan benda purbakala Mesir yang hilang, yakni batu ukiran.

Setelah itu, kementerian mengambil langkah-langkah agar rumah lelang tak menjual benda tersebut dan berhasil.

Kementerian Purbakala bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Mesir, Kedutaan Besar Mesir di London, serta pihak berwenang Inggris menelusuri dan mendapatkan benda itu pada akhir tahun lalu. Kedutaan besar di London mendapatkannya pada September.

Tidak jelas bagaimana atau kapan benda ukiran atau cartouche Raja Amenhotep I diselundupkan ke luar negeri.

Direktur Jenderal Kementerian Purbakala Mesir, Shaaban Abdel Gawad, mengatakan, sebelum diselundupkan, benda ini dipamerkan di Museum Kuil Karnak di Kota Luxor.

Mesir bekerja keras menghentikan penyelundupan barang purbakala sejak beberapa tahun terakhir. Mereka juga mengancam tidak akan bekerja sama dengan museum-museum di seluruh dunia yang memajang benda hasil selundupan, sebelum dikembalikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

SI PPI Dunia ke-18 di Kairo Perkuat Kolaborasi Pelajar Indonesia dari Berbagai Negara

15 hari lalu

Dipanggil Prabowo, Dirjen Bea Cukai Djaka Diminta Perketat Perbatasan Cegah Penyelundupan

15 hari lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras, Suahasil: Menodai Swasembada Pangan

15 hari lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras-Garam dan Baju Bekas, Nilainya Rp27,3 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal