Beri Hormat ke Jenderal Korut, Sikap Trump Dianggap Rendahkan AS

Nathania Riris Michico
Foto Trump saat memberi hormat ke jenderal Korut. (Foto: CNN)

WASHINGTON, iNews.id - Korea Utara (Korut) mempublikasikan serangkaian foto dan video terkait pertemuan bersejarah antara pemimpin mereka, Kim Jong Un, dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dari beberapa foto, ada satu yang dianggap aneh.

Dalam gambar yang ditayangkan oleh televisi nasional Korut, Trump dan salah seorang jenderal senior negara komunis itu sempat mengalami kebingungan bagaimana menyapa satu dengan yang lain.

Di saat Trump mengulurkan tangan untuk berjabatan, jenderal Korut, yang merupakan Menteri Angkatan Bersenjata bernama No Kwang Chol, memberi hormat. Trump kemudian mengangkat tangan memberi hormat, namun Jenderal No tampaknya menunggu jabatan tangan dari Trump.

Akhirnya keduanya berjabatan tangan.

Keputusan Trump memberi hormat kepada seorang jenderal dari negara otoriter seperti Korut yang memiliki sejarah panjang pelanggaran hak asasi manusia menimbulkan banyak pertanyaan. Sikap Trump dianggap terlalu 'tunduk' pada Korut.

"Ini merupakan peristiwa yang akan digunakan berulang kali dalam propaganda Korea Utara sebagai bukti bahwa Presiden Amerika Serikat menghormati militer Korea Utara," kata seorang pakar Korea Utara, Jean H Lee, kepada harian The Washington Post.

"Ini akan dilihat sebagai kemenangan militer oleh warga Korea Utara," ujar Lee.

Namun, Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders menegaskan Trump hanya menunjukkan 'penghormatan umum.'

Siaran yang ditayangkan oleh televisi Korut itu juga menunjukkan rakyat berdiri berbaris di bandara ketika Kim akan meninggalkan Pyongyang menuju Singapura menggunakan pesawat Air China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Ultimatum Iran: Tak Ada Pengayaan Uranium!

Nasional
10 jam lalu

Perang AS-Iran Bisa Meletus, SBY Tulis Pesan untuk Trump dan Khamenei

Internasional
18 jam lalu

Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan

Internasional
20 jam lalu

2 Jenderal Top AS Briefing Trump soal Potensi Menyerang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal