Bertukar dengan India, Indonesia Pimpin G20 pada 2022

Anton Suhartono
Retno Marsudi (Foto: Kemlu RI)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan menjadi presiden G20 pada 2022 setelah bertukar dengan India. Seharusnya India yang menduduki jabatan itu pada 2022 dan Indonesia setahun kemudian.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan perubahan tersebut sudah disepakati kedua negara. Pasalnya, pada 2023 Indonesia juga akan menjadi ketua ASEAN pada 2023.

"Semula kepresidenan Indonesia dijadwalkan pada 2023, namun mengingat pada 2023 juga akan menjabat ketua ASEAN, Indonesia telah membahas (bertukar) waktu ketua G20 dengan India," kata Retno.

Gaung bersambut, lanjut Retno, India ternyata juga punya permintaan yang sama untuk mengubah waktu kepresidenan G20 pada 2023.

Sementara itu Arab Saudi menjadi pemimpin G20 pada 2020 dan menyelenggarakan KTT secara virtual akibat pandemi Covid-19.

Di hari terakhir KTT, Minggu (22/11/2020), Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyerahkan kepemimpinan G20 ke Italia yang menjabat untuk tahun 2021.

Pada pertemuan G20 tahun ini, para pemimpin fokus membahas pendistribusian vaksin Covid-19 global dan pemulihan ekonomi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Internasional
5 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Internasional
5 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Muslim
7 hari lalu

Al Quran Bahasa Isyarat Indonesia Curi Perhatian Dunia di Pameran Buku Kairo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal