Berubah Pikiran, Trump Pertimbangkan Kirim Pasukan AS Bantu Saudi Serang Houthi

Anton Suhartono
Donald Trump berubah pikiran, militernya bisa bergabung dengan Arab Saudi menyerang kelompok Houthi Yaman (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berubah pikiran, militernya bisa bergabung dengan Arab Saudi menyerang kelompok HouthiYaman. Padahal sebelumnya Trump mengabaikan permintaan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) untuk terlibat langsung dalam perang melawan kelompok yang didukung Iran tersebut.

Trump menjelaskan, pasukan AS mungkin dikerahkan untuk melawan Houthi setelah serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Kamis lalu. Serangan itu menewaskan tiga orang serta menghancurkan tiga pesawat. Serangan tersebut merupakan yang kedua menargetkan bandara yang sama dan memakan korban jiwa seorang warga Sudan.

“Mungkin, kita akan mempertimbangkannya. Kami baru saja mengetahui tentang serangan baru-baru ini. Kita akan membuat keputusan, bergerak sangat cepat,” kata Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (11/10/2026).

Bandara Internasional King Khalid menghentikan sementara operasional penerbangan pada Sabtu (10/10/2026) menyusul serangan lanjutan yang melukai beberapa orang.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) menyatakan Bandara King Khalid diserang pada Sabtu sore waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Iran Anggap Negara Teluk Saudara: Kok Sediakan Pangkalan Militer untuk AS?

6 jam lalu

Serangan Houthi Tewaskan 3 Orang dan Hancurkan 3 Pesawat, Saudi Balas Gempur Yaman

6 jam lalu

Damaikan 8 Perang, Trump: Seharusnya Saya yang Dapat Nobel Perdamaian

7 jam lalu

Trump Kritik Penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2026: Orang Tidak Terkenal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal