GAZA, iNews.id - Militer Israel menggempur Jalur Gaza sepanjang Jumat malam hingga Sabtu (31/1/2026), menewaskan sedikitnya 37 orang, bukti lain dari pelanggaran gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.
Serangan udara tersebut menargetkan beberapa wilayah Gaza.
Dinas Pertahanan Sipil Gaza mengungkap, serangan sejak Sabtu pagi saja menewaskan 32 orang, termasuk anak-anak dan perempuan.
Sumber medis Gaza mengatakan kepada kantor berita Anadolu, dikutip Minggu (1/2/2026), lima laki-laki dan dua perempuan dewasa, serta tiga anak-anak tewas dalam serangan menargetkan bangunan tempat tinggal di Lingkungan Rimal, Kota Gaza.
Selain itu tujuh warga lainnya, yakni seorang pria, tiga putra, serta tiga cucunya yang masih kecil, tewas akibat serangan udara Israel menargetkan tenda yang menampung pengungsi di Asdaa, Khan Younis, Gaza Selatan.
Beberapa warga Gaza juga luka dalam serangan pasukan Zionis menargetkan gedung tempat tinggal di Lingkungan Al Tuffah Kota Gaza.