Canggih! Rudal Tomahawk Terbaru yang Dibeli Jepang dari AS Disebut-sebut Tak Dapat Dicegat

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan rudal Tomahawk buatan AS. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id – Rudal Tomahawk yang rencananya dibeli Jepang dari Amerika Serikat dapat menghindari pencegatan. Hal itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, hari ini. 

“Tomahawk yang akan dibeli negara kami adalah model terbaru, dengan jalur penerbangan memungkinkan untuk menghindari pencegatan. Kami sedang mempertimbangkan untuk memperolehnya berdasarkan penilaian (atas kemampuan ini),” kata Kishida dalam rapat parlemen Jepang, Rabu (15/2/2023).

Pada Selasa (14/2/2023) kemarin, kantor berita Kyodo melaporkan, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada telah mengumumkan rencana untuk menandatangani kontrak dengan AS untuk membeli rudal jelajah Tomahawk. Pihak berwenang Jepang berharap kontrak tersebut akan ditandatangani pada tahun fiskal 2023, yang dimulai pada 1 April.

Sebuah sumber di Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kepada media bahwa Tokyo berencana untuk membeli sekitar 500 rudal Tomahawk.

Pengumuman itu muncul di tengah upaya Tokyo untuk meningkatkan “kemampuan serangan balik” (baca: kemampuan militer) Jepang agar dapat menanggapi ancaman China dan Korea Utara. Proyeksi kemampuan militer negeri sakura itu sejalan dengan tiga dokumen keamanan utama Jepang yang disahkan pada Desember lalu.

Rudal Tomahawk memiliki jangkauan 1.600 kilometer, dan mampu mencapai pantai China jika ditembakkan dari Jepang. Kehadiran senjata itu akan membantu Jepang mempertahankan potensi rudalnya hingga Tokyo mampu mengembangkan sistem senjatanya sendiri, menurut laporan tersebut. 

Jepang ingin mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk memulai penyebaran rudal lebih cepat dari jadwal, yang saat ini disediakan untuk tahun fiskal 2026. Menurut laporan Kyodo, Pemerintah Jepang akan mengalokasikan dana sekitar 1,6 miliar dolar AS dalam anggaran tahun 2023 untuk pembelian Tomahawk.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal