Cerita Legiun Asing di Ukraina: di Sini Lebih Mudah Mati daripada di Afghanistan

Umaya Khusniah
Veteran AS nekat terbang ke Ukraina untuk berperang melawan Rusia. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Seorang veteran Amerika Serikat (AS) nekat terbang ke Ukraina untuk berperang melawan Rusia. Dia mengaku, pengalaman perangnya di Afghanistan dulu tidak ada apa-apanya dibanding di Ukraina saat ini.

Tyler (30), seorang dokter hewan militer AS ini bergabung dengan Legiun Pertahanan Internasional Ukraina sejak dua pekan lalu. Dulu, saat masih aktif di militer, dia pernah ditugaskan di garis depan perang Afghanistan. 

"Apa yang saya alami di Afghanistan tidak seperti ini. Akan jauh lebih mudah untuk mati di sini daripada di Afghanistan. Rusia memiliki beberapa senjata berat," katanya kepada Coffee or Die. 

Sebelum nekat terbang ke Ukraina, dia telah mempertimbangkan masak-masak tentang keputusannya. Dia bahkan telah membuat surat wasiat sebelum berangkat. 

"Saya di sini bukan untuk main-main. Saya tahu persis apa yang saya hadapi," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
5 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
5 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Internasional
6 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal