China Bangun Kota Hutan Pertama di Dunia, Begini Penampakannya

Nathania Riris Michico
Kota Hutan pertama di dunia di China (Foto: Doc. Stefano Boeri Architetti)

BEIJING, iNews.id - China membangun kota hutan pertama di dunia, di mana semua bangunan ditutupi tanaman dan pepohonan. Tujuannya, untuk mengatasi pemanasan global dan polusi udara.

Dilansir BBC, Senin 12 Februari 2018, Kota Liuzhou Forest akan menjadi rumah bagi 30.000 warga setelah selesai pembangunannya dalam beberapa tahun. Kantor, rumah, hotel, rumah sakit, dan sekolah akan ditutupi seluruhnya oleh 40.000 pohon besar dan 1 juta tanaman lainnya dari 100 spesies.

Tumbuhan ini akan menyerap hampir 10.000 ton CO2 dan 57 ton polutan per tahun serta menghasilkan sekitar 900 ton oksigen.

Kota hutan ini dibangun di area seluas 175 hektare di sepanjang sungai Liujiang, tepatnya di utara Liuzhou, Provinsi Guangxi. Area ini terhubung ke Liuzhou dengan kereta cepat serta dilengkapi dengan jalur khusus untuk mobil listrik.

Nantinya, akan ada berbagai area perumahan, ruang komersial dan rekreasi, serta dua sekolah dan rumah sakit. Setiap rumah akan memiliki AC yang didukung energi panas bumi dan atap panel surya.

Proyek otoritas tata ruang dan perencanaan Kota Liuzhou ini dirancang oleh arsitek Stefano Boeri Architetti. Tumbuhan di kota itu mampu menurunkan suhu udara, menghambat kebisingan, dan meningkatkan keanekaragaman hayati dengan menyediakan rumah untuk burung, serangga, dan hewan kecil.

Begini penampakan kota hutan masa depan di China itu.

Penampakan kota hutan pertama yang dibangun di China (Foto: BBC)

Kota Liuzhou Forest akan menjadi rumah bagi 30.000 warga setelah pembangunannya selesai dalam waktu beberapa tahun (Foto: BBC)


Akan ada berbagai area perumahan, ruang komersial dan rekreasi, dua sekolah dan rumah sakit (Foto: BBC)

Pohon dan tanaman akan menyerap hampir 10.000 ton CO2 dan 57 ton polutan per tahun dan menghasilkan sekitar 900 ton oksigen (Foto: BBC)

Proyek yang ditugaskan oleh Perencanaan dan Tata Kota Liuzhou ini dirancang oleh arsitek Stefano Boeri Architetti (Foto: BBC)

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
9 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
10 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
1 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internasional
1 hari lalu

6 Poin Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping, dari Perdagangan hingga Nuklir Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal