Diancam Trump, Ini Komentar Elegan Hamas

Anton Suhartono
Hamas mendesak Amerika Serikat untuk memaksa Israel mematuhi kesepakatan gencatan senjata (Foto: AP)

ISTANBUL, iNews.id - Hamas mengomentari ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sebelumnya Trump mengancam akan melenyapkan Hamas jika tak segera membebaskan semua sandera yang tersisa di Jalur Gaza.

Juru Bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan, pernyataan Trump hanya mempersulit upaya gencatan senjata serta mendorong Israel untuk menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata.

"Ancaman-ancaman tersebut mempersulit berbagai masalah terkait dengan perjanjian gencatan senjata serta mendorong pemerintah penjajah (Israel) untuk menarik diri dari melaksanakan poin-poin kesepakatan," kata Qassem, kepada Anadolu, dikutip Jumat (7/3/2025).

Dia menegaskan, AS merupakan salah satu mediator gencatan senjata Hamas-Israel yang ikut menandatangani kesepakatan. Sementara salah satu isi poin kesepakatan dengan jelas menyebutkan bahwa pembebasan sandera Israel dilakukan dalam tiga tahap.

"Hamas melaksanakan semua kewajibannya di bawah tahap pertama (perjanjian), tapi Israel menghindari untuk memasuki tahap kedua," kata Qassem.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Kecam Voting Dewan Keamanan PBB soal Selat Hormuz: Tindakan Provokatif!

Internasional
3 jam lalu

Lagi, Jet Tempur Canggih F-35 AS Dibikin Keok Rudal Iran

Nasional
4 jam lalu

Galang Dukungan, Dubes Iran: Umat Islam Wajib Bersatu Hadapi AS dan Israel

Internasional
6 jam lalu

Beda dengan Trump, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Rudal dan Drone untuk Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal