Dikritik gegara Nobel Perdamaian, Norwegia Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza 

Anton Suhartono
Norwegia menegaskan penolakannya bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Donald Trump (Foto: AP)

OSLO, iNews.id - Norwegia menegaskan penolakannya bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Penolakan secara tegas ini disampaikan pemerintah Norwegia setelah Trump mengkritik keras negara Nordik itu karena tidak memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepadanya.

Menteri Luar Negeri Norwegia Kristoffer Thoner menjelaskan, banyak pertanyaan yang harus dijawab terkait proposal Trump soal Dewan Perdamaian. Pemerintahannya membutuhkan penjelasan dari Washington.

"Usulan Amerika menimbulkan sejumlah pertanyaan (yang membutuhkan) dialog lebih lanjut dengan Amerika Serikat," kata Thoner, seperti dikutip dari Sputnik, dikutip Kamis (22/1/2026).

Norwegia, lanjut dia, memutuskan untuk tidak bergabung berdasarkan pemahaman mengenai konsep Dewan Perdamaian.

Oleh karena itu, pejabatnya tidak akan menghadiri upacara penandatanganan yang berlangsung di Davos, Swiss, pada Kamis siang waktu setempat. 

Trump pada Senin lalu mengirim pesan kepada Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store soal kekecewaannya tak mendapat Hadiah Nobel Perdamaian.

Trump menulis, karena tidak mendapat penghargaan bergengsi itu tahun lalu, dia tidak merasa berkewajiban untuk memikirkan perdamaian di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Sebut Perang Dunia III Mungkin Pecah jika Tak Jadi Presiden AS

Nasional
3 jam lalu

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump

Internasional
5 jam lalu

Trump Iming-Iming Setiap Warga Greenland Rp16 Miliar agar Mau Gabung Amerika

Internasional
6 jam lalu

Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal