Dikritik gegara Sering Tugas dari Rumah, PM Jepang Takaichi: Biar Bisa Kerja Kapan Saja!

Anton Suhartono
Sanae Takaichi mengubah kediaman dinas sebagai tempat kerja, bukan hanya di kantor (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangSanae Takaichi mengubah kediaman dinasnya sebagai tempat kerja. Oleh karena itu kantor presiden dan rumah baginya sama-sama tempat untuk bekerja.

Pernyataan itu disampaikan Takaichi menanggapi isu yang menyebut dirinya cenderung mengasingkan diri di rumah, ketimbang menghabiskan waktu lebih panjang di kantor perdana menteri.

“Saya telah menciptakan lingkungan untuk bekerja, baik di kantor maupun kediaman dinas. Ini memungkinkan saya untuk membuat penilaian yang diperlukan dan mengambil tindakan dengan cepat, baik di pagi, malam, atau hari libur,” kata Takaichi, seperti dikutip dari Kyodo, Minggu (23/8/2026).

Alasan lain, Takaichi lebih sering menggunakan kediaman dinas untuk bekerja guna mengurangi beban staf kantor perdana menteri. Jika dia menghabiskan banyak waktu di kantor, hal itu membutuhkan tambahan petugas keamanan dan personel lain karena jam kerja yang lebih panjang.

"Saya menjalankan tugas-tugas yang diperlukan (sepanjang hari dan malam)," ujarnya.

Perempuan yang menjabat PM Jepang pada Oktober 2025 itu pindah ke kediaman dinas di sebelah kantor perdana menteri pada Desember.

Dukungan publik terhadap Takaichi menurun berdasarkan jajak pendapat baru-baru ini. Di saat yang sama dia mendorong agenda-agenda penting, termasuk revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran yang mempertahankan sistem suksesi hanya untuk laki-laki serta pemangkasan sementara pajak konsumsi atas barang-barang makanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

MNC University Jajaki Kerja Sama Internship dan Peluang Karier di Jepang bersama KCC dan Dore by LeTAO

7 hari lalu

Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 9 Orang, Sebagian Terjebak di Mobil yang Tenggelam

8 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

14 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal