SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) menghentikan dan menarik bendera Korea Bersatu untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang. Bendera itu menunjukkan gambar beberapa pulau yang mas00ih disengketakan dengan Jepang.
Hal ini diungkapkan Kementerian Luar Negeri Korsel, Selasa (6/2/2018), setelah Jepang memprotes bendera tersebut.
Gambar pulau sengketa di bendera itu diungkap oleh penonton saat pertandingan uji coba hoki es perempuan antara tim gabungan Korsel-Korut melawan Swedia pada Minggu 4 Februari. Ada sebuah titik biru yang merujuk pada pulau-pulau di Laut Jepang yang dikuasai oleh Korsel. Tokyo mengajukan protes diplomatik pada Senin kemarin.
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menyebut bendera unifikasi itu 'tidak bisa diterima'. Korsel menamai gugusan pulau itu dengan Dokdo, sedangkan Jepang menyebutnya Takeshima.
Kedua Korea sepakat untuk berbaris bersama pada upacara pembukaan olimpiade Jumat 9 Februari di bawah bendera unifikasi yang bergambar siluet Semenanjung Korea berwarna biru.
Korsel dan Jepang sama-sama menjadi sekutu Amerika Serikat dan keduanya terancam oleh Korut yang memiliki senjata nuklir.
Namun hubungan mereka diwarnai konflik sejarah. Jepang menjajah Semenanjung Korea dari 1910 hingga 1945, dan menggunakan ratusan ribu perempuan sebagai budak seks tentara selama Perang Dunia II.