Dirawat di RS gegara Covid, Mahathir Posting Salahkan NATO dalam Perang Rusia-Ukraina

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad masih sempat mengunggah pesan di Twitter meski dirawat di rumah sakit akibat terpapar virus corona. Dalam cuitannya, Mahathir menyalahkan NATO karena telah memprovokasi Rusia sehingga menyerang Ukraina.

Pria 97 tahun itu juga menjelaskan konflik Rusia-Ukraina sejatinya berasal dari Perang Dingin antara Rusia dan kekuatan Barat.

Disebutkan perang di Ukraina merupakan strategi terbaik Eropa untuk memicu perang proksi dan provokasi tersebut kini telah bergeser ke Timur Jauh.

Sebelum dirawat, Mahathir juga mengecam NATO karena memanas-manasi Ukraina agar melawan Rusia. Dia juga mengkritik kebijakan Amerika Serikat (AS) karena memusuhi China melalui kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan pada awal Agustus.

Mahathir dirawat di RS Institut Jantung Nasional sejak Rabu setelah dinyatakan positif Covid-19. Belum ada kabar terbaru mengenai kondisinya, namun dari cuitan ini menunjukkan pria yang menjadi perdana menteri Malaysia terlama itu dalam kondisi baik.

Mahathir juga menjalani beberapa kali observasi di rumah sakit yang sama sepanjang tahun ini terkait masalah pada jantung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
20 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Internasional
1 hari lalu

Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi 

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Health
4 hari lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal