Dokumen Ini Tunjukkan Keterlibatan Rezim Assad dalam Pembantaian 5.210 Orang di Rumah Sakit

Umaya Khusniah
Presiden Suriah, Bashar al-Assad dan istri. (Foto: ist)

DAMASKUS, iNews.id - Sebuah dokumen menjadi bukti keterlibatan rezim Bashar al-Assad dalam kejahatan perang terhadap warga sipil di sebuah rumah sakit di Kota Homs. 

Dokumen tersebut diluncurkan oleh Koalisi Oposisi Suriah (SOC), Sabtu (10/7/2021). Setidaknya 5.210 warga sipil tewas dalam pembantaian di Rumah Sakit Abdul Qadar Al-Shaqfa di Distrik al-Waer. 

Presiden Koalisi Nasional Pasukan Revolusioner dan Oposisi Suriah, Nasr al-Hariri mengatakan, orang yang membocorkan dokumen dari rumah sakit saat ini tinggal di daerah yang dibebaskan. Dokumen tersebut resmi dan dikeluarkan oleh rezim Assad karena mereka membawa stempel obat forensik, administrasi rumah sakit, dan layanan keamanan rezim.

Dilansir dari Anadolu, Al-Hariri menekankan, SOC akan bekerja dengan PBB, Uni Eropa, AS, Inggris, Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan organisasi internasional lainnya untuk membangun mekanisme yang efektif untuk meminta pertanggungjawaban rezim Assad atas kejahatan ini.

Dalam laporan ke-10, yang dirilis pada 2013, Komisi Penyelidikan Internasional Independen untuk Republik Arab Suriah mengatakan, rezim Assad menggunakan Rumah Sakit Abdul Qader Al-Shaqfa sebagai pangkalan militer untuk menekan protes.

Suriah telah dilanda perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak pengunjuk rasa pro-demokrasi dengan ganas. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus Suriah

57 tahun lalu

Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal