Drama Penyanderaan 9 Orang di Georgia, Pelaku Minta Harga Obat Diturunkan

Anton Suhartono
Penyanderaan 9 orang di Tbilisi, Georgia, berakhir tanpa ada korban luka (Foto: Reuters)

TBILISI, iNews.id - Drama penyanderaan sembilan orang di kantor organisasi microfinance ibu kota Georgia, Tbilisi, Jumat (20/11/2020), berakhir dalam beberapa jam.

Pelaku penyanderaan tidak menuntut uang tebusan seperti layaknya kasus serupa lainnya.

Kepolisian Tbilisi menyatakan, berdasarkan informasi awal pelaku hanya menuntut beberapa permintaan sosial, salah satunya agar harga obat-obatan diturunkan.

Setelah bernegosiasi dengan polisi, pelaku menyerahkan diri dan sembilan sandera dibebaskan tanpa ada satu pun yang terluka. Polisi tak mengungkap identitas pelaku.

Peristiwa ini berlangsung sebulan setelah beberapa pria bersenjata menyandera 43 orang di sebuah bank Kota Zugdidi, Georgia. Para pelaku datang menggunakan topeng dan pakaian militer masuk ke Bank of Georgia.

Laporan menyebutkan para pelaku tidak merampok meskipun tujuan awal mereka menguras kas bank itu. Mereka lalu meminta uang tebusan 500.000 dolar AS atau sekitar Rp7,3 miliar kepada petugas. Para pelaku menghilang setelah menerima uang tebusan dan membebaskan semua sandera.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kemenkes Kirim 500.000 Masker hingga Tambah Obat ISPA ke Wilayah Terdampak Karhutla

13 hari lalu

Pemerintah Putuskan Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas Terbatas Seperti Apotek

17 hari lalu

Misteri Mayat Pria Terbungkus Sleeping Bag di Kos Jakbar, Polisi Temukan Botol Obat

19 hari lalu

Claude Science Jadi Andalan Riset Medis, Begini Cara AI Anthropic Bantu Ilmuwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal