Dubes Saudi Sebut Pembunuhan Khashoggi Nodai Martabat Negaranya

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi. (FOTO: doc. Alyaum)

RIYADH, iNews.id - Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris mengutuk pembunuhan jurnalis The Washington Post Jamal Khashoggi. Dia menyebut pembunuhan yang terjadi musim gugur tahun lalu itu "menodai" martabat Saudi.

"Apa yang terjadi di Istanbul hampir setahun yang lalu, menodai nama Arab Saudi, budaya kita, orang-orang kita, dan pemerintah kita," kata Duta Besar Saudi untuk London, Pangeran Khalid Bin Bandar Al Saud, kepada BBC, Jumat (20/9/2019).

Untuk pertama kalinya, pejabat Saudi mengutuk pembunuhan brutal itu bahkan menyebutnya sebagai 'noda'.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober 2018 di Konsulat Saudi di Istanbul. Pihak kerajaan awalnya menyangkal tahu-menahu soal keberadaan Khashoggi, namun kemudian menuding agen-agen yang mendalangi aksi kejam tersebut.

Menurut laporan PBB, Khashoggi dibunuh kemudian jasadnya dimutilasi.

PBB juga mengungkapkan kemungkinan bahwa aksi itu diperintahkan langsung oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diperiksa KPK 4 Jam, Eks Menpora Dito Ariotedjo Dicecar soal Kunjungan ke Arab Saudi

57 tahun lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

57 tahun lalu

Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas

57 tahun lalu

Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal