Enam Pendaki Tewas di Pegunungan Alpen Swiss, Salah Satunya Jatuh dari Ketinggian 600 Meter

Ahmad Islamy Jamil
Pemandangan Pegunungan Alpen yang membentang di Eropa. (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id – Enam pendaki tewas di Pegunungan Alpen, Swiss, dalam empat hari antara Minggu (30/7/2023) dan Rabu (2/8/2023) kemarin. Penyebab meninggalnya orang-orang itu cukup beragam, seperti jatuh dari ketinggian atau tewas tertimpa bebatuan. 

Kepolisian Kanton (Wilayah) Valais di Swiss menyatakan, seorang warga negara Ukraina berusia 47 tahun meninggal pada Minggu lalu setelah jatuh dari ketinggian 600 meter. Kala itu, korban tengah mendaki puncak Weisshorn. 

Pada hari yang sama, polisi mengatakan, seorang pria Swiss berusia 19 tahun juga tewas. Pemuada itu meninggal akibat tertimpa batu saat mendaki puncak Stockhorn.

Pada Selasa (1/8/2023), polisi mengatakan dua pendaki lainnya, perempuan warga negara Belanda dan Prancis, meninggal sehari sebelumnya. Keduanya meninggal akibat tertimpa batu saat mendaki Aiguille du Tour.

Terakhir, polisi mengatakan bahwa dua pendaki Swiss jatuh dari ketinggian saat mendaki Lagginhorn. Mereka meninggal pada Selasa (1/8/2023).

Peristiwa kematian pendaki kerap terjadi di Pegunungan Alpen. Penyebabnya pun beragam, mulai dari terjatuh ke jurang, dihantam longsoran salju, hingga tertimpa batuan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
11 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Internasional
11 hari lalu

Timur Tengah Memanas, Prancis Kirim Kapal Perang Lindungi Negara Arab hingga Siprus

Internasional
19 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal