Euro 2024, Pendukung Turki Diminta Tak Rayakan Berlebihan saat Kalahkan Belanda

Ahmad Islamy Jamil
Turki melaju ke perempat final usai menang 2-1 lawan Austria di 16 besar Euro 2024. Merih Demiral jadi pahlawan kemenangan dengan dua golnya. (Foto: Reuters)

WINA, iNews.id - Duta Besar Turki untuk Austria, Ozan Ceyhan, berharap para penggemar akan bersikap moderat dalam perayaan mereka ketika tim nasional Turki mengalahkan Belanda di perempat final Euro 2024 di Berlin, Minggu (7/7/2024) dini hari WIB.

Turki sukses mengandaskan Austria dalam pertandingan babak 16 besar yang menegangkan di Leipzig pada Rabu (3/7/2024) WIB lalu. Kini mereka bersiap menghadapi laga besar di ibu kota Jerman yang juga menjadi rumah bagi sekitar 250.000 ekspatriat Turki serta keturunan mereka.

Kemenangan atas Austria memicu perayaan liar di kota-kota di seluruh Eropa. Para pendukung timnas Turki membunyikan klakson mobil, mengibarkan bendera, dan merayakannya hingga larut malam.

"Saat kita memenangkan pertandingan melawan Belanda, saya yakin mungkin kita tidak perlu mengganggu tetangga dan teman-teman kita di Austria dengan klakson, kebisingan, dan keributan yang tidak perlu. Kita bisa merayakannya dengan lebih tenang dan tenang," ujar Ceyhan kepada perwakilan media Turki di Wina, menjelang akhir pekan ini.

"Saya tidak ragu sedikit pun bahwa Anda, sesama warga negara saya, semuanya warga Austria keturunan Turki, akan bersikap moderat," tuturnya.

Jika menang melawan Belanda, tim bulan sabit bintang (julukan timnas Turki) bakal berjumpa Inggris atau Swiss di semifinal Piala Eropa 2024 pada Rabu (10/7/2024) di Dortmund. Turki sebelumnya telah menaklukkan Austria, tim yang memuncaki Grup D di atas Belanda.

"Teman-teman kami dari Austria mengalahkan Belanda (tetapi) kami juga memenangkan pertandingan yang kami mainkan dengan teman-teman Austria. Sekarang kami bermain melawan Belanda, saya bertanya mengapa kami tidak ?bisa menang 3-2?" ujar Ceyhan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Internasional
4 hari lalu

Pasukan Israel Kepung 21 Kapal Armada Gaza Global Sumud Flotilla, 17 Lolos Kabur ke Yunani

Internasional
6 hari lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Internasional
6 hari lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal