FBI Ungkap Kasus Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah AS, Seorang Pria Habisi 90 Perempuan

Anton Suhartono
Samuel Little (Foto: AP)

ST PETERSBURG, iNews.id - Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) mengungkap informasi mengejutkan. Seorang narapidana bernama Samuel Little digelari sebagai pembunuh paling mematikan dalam sejarah AS.

Pria yang sudah mendekam di penjara sejak 2012 itu mengatakan kepada penyelidik pada tahun lalu bahwa dia bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap lebih dari 90 perempuan antara tahun 1970 hingga 2005. Dia mengaku mencekik 93 korban sampai meninggal.

Tentu saja FBI tak langsung percaya dengan klaim pria 79 tahun itu. Namun rilis yang disampaikan FBI pada Minggu (6/10/2019) mengungkap, hasil analisis kejahatan menyebut pernyataan Samuel itu kredibel. Meski demikian, FBI mengakui baru bisa memverifikasi 50 dari jumlah total pembunuhan yang diakui Samuel.

Para penyelidik juga mengungkap informasi terbaru mengenai lima kasus pembunuhan di Florida, Arkansas, Kentucky, Nevada, dan Louisana.

Sementara itu Samuel sudah menjalani beberapa sidang dengan vonis hukuman penjara seumur hidup di California. Beberapa korban Samuel merupakan masyarakat terpinggirkan. Ada pula yang merupakan pecandu narkoba, namun banyak dari korban yang sampai saat ini belum ditemukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
15 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
16 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
18 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal