Gajah Bunting Mati Setelah Makan Buah Berisi Petasan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi gajah mati. (Foto: The San Diego Union-Tribune)

KOCHI, iNews.id – Seekor gajah yang tengah bunting di India mati setelah memakan beberapa buah yang mengandung petasan yang meledak di mulutnya. Peristiwa itu mendorong penyelidikan kriminal terhadap dugaan kekejaman terhadap hewan, kata pejabat kehutanan setempat.

Insiden itu membuat marah publik di media sosial, setelah seorang petugas kehutanan, Mr Mohan Krishnan, mengunggah ungkapan rasa dukanya atas kematian gajah itu, Sabtu (30/5/2020) lalu. Katika itu, dia mengungkapkan bahwa hewan itu mati karena memakan nanas atau buah lain yang diisi dengan petasan.

Para pejabat kehutanan menuturkan, insiden itu terjadi pada 23 Mei lalu di Distrik Palakkad, Negara Bagian Kerala, India bagian selatan. Lokasi kejadian berada di dekat tanah pertanian yang penduduk setempat kadang-kadang menyebarkan buah-buahan yang dibubuhi petasan untuk mencegah binatang hama dari merusak tanaman.

“Kami hanya tahu bahwa luka (pada gajah yang mati itu) disebabkan oleh beberapa bahan peledak,” kata Pejabat Kehutanan Kerala, Sunil Kumar, dikutip Reuters, Rabu (3/6/2020).

Menurut dia, para pelaku dapat menghadapi dakwaan kekejaman terhadap hewan. Hukumannya bisa berupa pidana berupa denda atau bahkan penjara.

India memiliki populasi gajah Asia terbesar di dunia. Akan tetapi, hewan itu diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah.

Insiden konflik manusia-hewan di India bukan hal yang aneh, karena gajah sering tersasar ke pemukiman manusia yang berburu makanan. Sebelum mati, gajah bunting itu sempat berkeliaran di Taman Nasional Silent Valley, Kerala, untuk mencari makanan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
6 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
6 hari lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal