Gara-Gara Pilot Tertidur, Pesawat di Australia Melenceng 50 Km

Nathania Riris Michico
Tidak diketahui jelas bagaimana pilot Vortex Air akhirnya terbangun dan menyadari apa yang terjadi dengan penerbangannya. (Foto: doc. Vortex Air)

SYDNEY, iNews.id - Sebuah pesawat kecil di Tasmania, Australia, mendarat hampir sejauh 50 kilometer dari lokasi seharusnya. Hal itu terjadi lantaran sang pilot tertidur di kokpit.

Saat kejadian, pilot sedang dalam penerbangan dari Devonport di Tasmania menuju King Island yang berdekatan pada 8 November. Pilot pesawat Piper PA-31 itu merupakan satu-satunya orang di pesawat saat pesawat tersebut melewati bandara tujuan.

Insiden ini diklasifikasikan sebagai kasus "ketidakmampuan" dan sedang diselidiki oleh Biro Keamanan Transportasi Australia (ATSB).

Para pejabat belum mengatakan bagaimana pilot terbangun sebelum mendaratkan pesawat dengan selamat.

Pesawat Piper PA-31, yang dioperasikan oleh Vortex Air, dijadwalkan mendarat setelah menyelesaikan perjalanan 240 kilometer pada pukul 07.15 waktu setempat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Airlangga Ungkap Tanah Merauke Baik untuk Pertanian, Lebih Unggul dari Australia

Internasional
22 hari lalu

Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi

Internasional
25 hari lalu

Pria Muslim yang Cegah Penembakan Komunitas Yahudi di Australia Dapat Sumbangan Rp27 Miliar

Internasional
28 hari lalu

Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal