Gara-Gara Virus Corona, Warga Kulit Hitam di China Jadi Korban Rasisme

Anton Suhartono
Warga Afrika di China mendapat tindakan rasis dan diskriminatif terkait cluster penyebaran virus corona (Foto: AFP)

ABUJA, iNews.id - Negara-negara Afrika menyampaikan kemarahan atas tindakan rasisme yang dialami warga negara mereka yang bermukim di China terkait wabah virus corona.

Warga kulit hitam mendapat perlakuan diskriminatif di China bermula dari cluster penularan virus melibatkan komunitas warga Nigeria di Kota Guangzhou.

Peristiwa tersebut berimbas kepada warga Afrika lainnya di China, bukan hanya asal Nigeria.

Beberapa warga mengaku diusir paksa, dikarantina secara sewenang-wenang, serta dipaksa menjalani tes virus corona massal. Belum lagi perlakuan diskriminatif di restoran dan hotel.

"Kami melihat foto warga Nigeria (telantar) di jalan-jalan dengan harta mereka dan ini tentu saja sangat mengkhawtirkan kami di dalam negeri," Menteri Luar Negeri Nigeria Geoffrey Onyeama, kepada Duta Besar China Zhou Pingjian, dikutip dari AFP, Rabu (15/4/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
3 hari lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Internasional
4 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
5 hari lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
5 hari lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal