Gawat, Presiden Korsel Ancam Hentikan Pakta Militer 2018 dengan Korut

Anton Suhartono
Yoon Suk Yeol ancam akan menghentikan pakta militer dengan Korut (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol mengancam akan menghentikan perjanjian atau pakta militer dengan Korea Utara (Korut) jika negara itu kembali melanggar wilayah udaranya. Pakta militer tersebut diteken pada 2018 oleh presiden Korsel saat itu Moon Jae In dengan pemimpin Korut Kim Jong Un.

Lima drone Korut pekan lalu memasuki wilayah udara Korsel, diduga kuat untuk mengumpulkan informasi penting. Satu drone di antaranya bahkan mendekati Ibu Kota Seoul. 

Militer Korsel mengerahkan jet tempur dan helikopter untuk mencegat kelima drone itu. Drone-drone itu  dilaporkan bisa kembali ke wilayah Korut.

Juru bicara Yoon, Kim Eun Hye, mengatakan presiden telah mendapat pengarahan tentang rencana pembalasan atas pelanggaran wilayah udara oleh Korut. Sebagai respons, Yoon menegaskan kembali Korsel harus membangun kemampuan pencegahan yang jauh lebih baik, melampaui tingkat proporsional.

“Dia juga menyerukan percepatan pengembangan untuk memproduksi drone siluman tahun ini dan segera membangun sistem pembunuh drone,” kata Kim, seperti dilaporkan Yonhap, Rabu (4/1/2023).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran

Internasional
1 hari lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Buletin
6 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Internasional
7 hari lalu

Tak Ingin seperti Iran Diserang AS-Israel, Kim Jong Un Pamer Kapal Perang dan Rudal Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal