Gedung 33 Lantai Ambruk akibat Gempa M7,7, Thailand Selidiki Perusahaan Baja China

Anton Suhartono
Otoritas Thailand menyelidiki produsen baja China terkait ambruknya gedung 33 lantai akibat gempa M7,7 Myanmar (Foto: AP)

BANGKOK, iNews.id - Otoritas Thailand menyelidiki produsen baja China terkait ambruknya gedung 33 lantai di Kota Bangkok. Gedung yang masih dalam pembangunan itu ambruk akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Myanmar yang jaraknya 1.000 km lebih pada 28 Maret.

Sedikitnya 23 orang tewas dan 71 orang masih hilang 2 pekan setelah kejadian. Semua korban adalah pekerja konstruksi gedung.

Departemen perindustrian Thailand mendesak penyelidikan terhadap Xin Ker Yuan, perusahaan baja yang memasok besi tulangan gedung tersebut.

Bangunan yang ambruk itu akan digunakan sebagai Kantor Audit Pemerintah. 

Sebelum kejadian, Xin Ker Yuan, diduga sempat menolak untuk mengungkap rincian produk yang memicu kecurigaan atas kekuatan struktural baja.

Sementara itu korban tewas gempa di Myanmar mencapai 3.649 orang dan lebih dari 5.000 orang luka. Selain itu 145 orang hilang. Hujan deras dan badai petir menghambat operasi pencarian korban.

Otoritas geologi Myanmar mencatat 112 gempa susulan dengan magnitudo antara 2,8 hingga 7,5 sejak gempa utama pada 28 Maret pukul 12.50 waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Kuliner
4 hari lalu

Tak Ada Lagi Minuman Manis di Thailand, Ini Faktanya!

Nasional
4 hari lalu

BMKG Tegaskan Informasi Prediksi Gempa Megathrust Besar Tahun 2026 Hoaks

Nasional
5 hari lalu

Gempa Terkini Magnitudo 5,7 Guncang Sarmi Papua

Destinasi
6 hari lalu

Wujudkan Liburan ke Thailand dengan Pilihan Tiket Lebih Terjangkau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal