Gencatan Senjata Israel-Hamas, Netanyahu Telepon Trump Sampaikan Terima Kasih

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada presiden AS terpilih Donald Trump atas kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan dengan Hamas (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump atas kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas serta pembebasan sandera. Kesepakatan tersebut mulai berlaku efektif pada Minggu (19/1/2025).

Dia menelepon Trump setelah kesepakatan perjanjian gencatan senjata itu diumumkan ke publik pada Rabu (15/1/2025) malam waktu setempat. 

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan, Trump dianggap berjasa karena mampu mengamankan kesepakatan pembebasan sandera yang berarti mengakhiri penderitaan mereka dan keluarga.

Sebelumnya Trump menegaskan, kedua pihak harus menyepakati gencatan senjata sebelum dirinya dilantik sebagai presiden pada 20 Januari. Entah ancaman seperti apa yang disampaikan Trump kepada Netanyahu. Namun kepada Hamas, dia mengancam akan mengubah Gaza seperti neraka, jika para sandera tak dibebaskan sebelum pelantikan.

Ancaman Trump itu memicu kecaman keras dari publik, bahkan tak sedikit yang mengaitkannya dengan kebakaran Los Angeles.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

1 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

1 hari lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

3 hari lalu

Miris! Gedung Tempat Tinggal di Gaza Dihuni Puluhan Orang Ambruk, 20 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal