Gencatan Senjata Tanpa Syarat dengan Hamas, PM Israel Netanyahu Dihujani Kritik

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dihujani kritik kelompok Yahudi karena menerima kesepakatan gencatan senjata tanpa syarat dengan Hamas.

Kritikan tak hanya datang dari kelompok sayap kanan, melainkan sekutu politik dekat di pemerintahan.

Pemimpin Partai Harapan Baru Gideon Sa'ar mengatakan, kesepakatan itu sangat merugikan bagi Israel untuk mencegah serangan lebih lanjut. Dia menilai serangan yang dilakukan pasukan Israel belum benar-benar melumpuhkan kekuatan para pejuang Palestina di Gaza.

Dia bahkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas sebagai hal memalukan.

Mantan Menteri Kehakiman yang juga anggota parlemen saat ini Yamina Ayelet Saked juga mengecam kesepakatan yang mulai berlaku pada Jumat pukul 02.00 tersebut.

"Gencatan senjata tanpa syarat memalukan," ujarnya, dikutip dari kantor berita Anadolu, Jumat (21/5/2021).

Gencatan senjata melalui mediasi Mesir disepakati Israel dan Hamas setelah pertempuran selama 11 hari.

Hamas mengklaim kesepakatan ini sebagai kemenangan besar. Meski banyak korban yang jatuh, Israel gagal menghancurkan infrastruktur militer kelompok pejuang meskipun ratusan kali membombardir Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?

3 hari lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

4 hari lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

4 hari lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal