Guinea Minta Negara-Negara Barat Tak Ikut Campur soal Kudeta di Afrika

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Guinea Kolonel Mamadi Doumbouya (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Presiden sementara Guinea, Kolonel Mamadi Doumbouya mengingatkan negara-negara Barat tidak ikut campur soal kudeta di negara-negara Afrika. Menurutnya, kudeta dilakukan karena pemimpin tidak memenuhi janji.

Doumbouya yang juga mengudeta pemerintahan Gabon pada 2021, mengatakan semua harus dilihat akar masalahnya. Seperti kecurangan yang membuat pemimpin mengubah konstitusi sehingga bisa memimpin selamanya.

"Mereka berusaha curang untuk memanipulasi teks konstitusi agar tetap berkuasa selamanya," ujarnya di Sidang Umum PBB di New York, seperti dikutip dari AP, Jumat (22/9/2023)

Doumbouya menuduh beberapa pemimpin di Afrika mencari kekuasaan dengan segala cara, termasuk seringkali mengubah konstitusi. Cara itu diinilai merugikan rakyat mereka.

Di Guinea, dia memimpin pasukan untuk menjatuhkan Presiden Alpha Conde pada kudeta September 2021 untuk mencegah negara itu semakin kacau.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 hari lalu

Senjata Robot Pembunuh Termasuk Drone Makin Canggih, PBB dan Palang Merah Desak Pembatasan

16 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

25 hari lalu

Bus Bawa Tentara Adu Banteng, 22 Orang Tewas

1 bulan lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal