Guru di Australia Dilatih Bantu Siswa Hadapi Trauma

Nathania Riris Michico
Ilustrasi anak yang mengalami trauma.

SYDNEY, iNews.id - Pemerintah New South Wales, Australia, akan membuat pelatihan bagi para guru untuk membantu anak-anak yang memiliki trauma masa kecil. Bukan di sekolah, pelatihan khusus ini akan diberikan di rumah para siswa.

Para guru akan diajarkan bagaimana mendukung siswa yang memiliki pengalaman buruk, seperti masalah keluarga, kehilangan orang yang dikasihi, bahkan akibat pelecehan fisik, seksual, atau serangan zat kimia.

Pelatihan ini akan disediakan untuk semua sekolah dasar dan menengah di New South Wales dan akan diberlakukan pada akhir tahun ini.

Dinas kesehatan Wales bekerja sama dengan lembaga kesehatan setempat, badan amal, hingga kepolisian disiapkan untuk membuat paket pelatihan bagi guru.

Paket ini bertujuan membantu pihak sekolah menilai seberapa baik para staf pengajar yang dilatih mengetahui tanda-tanda trauma. Pihak sekolah juga bisa melihat tindakan apa yang mereka lakukan untuk mengajarkan ketahanan emosional kepada anak-anak.

"Sangat sering anak-anak berperilaku lebih agresif daripada yang Anda harapkan, Namun mereka juga terlihat menyendiri. Terkadang mereka mengganggu teman dan mereka juga bisa diwaspadai sebagai hiperaktif," kata Kepala SD Garth di Maesteg, Julie Thomas, yang ikut dalam pelatihan tersebut, seperti diberitakan BBC, Senin (12/3/2018).

"Pelatihan ini bagi saya bukan hanya tentang bagaimana kita berurusan dengan anak-anak secara individu, tapi ini tentang pentingnya menciptakan iklim di mana semua anak dapat berkembang," ujar dia, menambahkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Nasional
15 hari lalu

Kemenkes Terima Laporan WNA Australia Kena Campak usai Perjalanan dari Indonesia

Internasional
18 hari lalu

Masjid Terbesar Australia Dapat Ancaman, Ada Tulisan Bunuh Muslim

Internasional
27 hari lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal