Hamas: AS dan Joe Biden Ikut Bertanggung Jawab atas Pembantaian di Kamp Pengungsi Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden dinilai ikut bertanggung jawab atas pembantaian massal di kamp pengungsi Palestina di Gaza. (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Kelompok pejuang Palestina, Hamas, menilai Pemerintah Amerika Serikat dan Presiden Joe Biden ikut bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap fasilitas pengungsi di Jalur Gaza. Pasalnya, Washington DC memberikan bantuan kepada Israel, termasuk bantuan militer.

Pada Jumat (3/11/2023), kantor berita Palestina WAFA melaporkan, Israel telah menyerang sebuah sekolah yang menampung ribuan pengungsi yang terdaftar di Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Jalur Gaza. Serangan zionis itu menewaskan puluhan orang.

“Pembantaian mengerikan di Sekolah Osama bin Zaid UNRWA yang menampung ratusan pengungsi… Kami menyerahkan tanggung jawab kepada pemerintah AS dan Presiden Biden sendiri atas serangkaian pembantaian setelah dukungan terbukanya, yang memberanikan Israel dan memberinya lampu hijau untuk melakukan genosida terhadap penduduk kami,” ungkap Hamas dalam sebuah pernyataan, akhir pekan ini.

Laporan terkini PBB menyebutkan, lebih dari 9.000 warga Palestina gugur sejak Israel melancarkan serangan militernya di Gaza, hampir sebulan belakangan ini. Serangan zionis itu sebagai tanggapan atas Operasi Banjir al-Aqsa yang dilakukan para pejuang Hamas pada 7 Oktober lalu.

Pada Jumat kemarin, media melaporkan bahwa pemerintahan Biden meminta Israel untuk menjelaskan serangan terhadap kamp pengungsi Jabalia di Gaza yang menyebabkan 400 orang tewas atau terluka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
2 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
2 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal