Harga BBM di AS Melonjak akibat Perang, Menlu Rubio: Iran Tak Bisa Menekan Kita

Anton Suhartono
Marco Rubio menegaskan Iran tak akan berhasil menggunakan terkanan harga BBM untuk menekan AS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat dampak perang Timur Tengah tak akan memengaruhi perang AS melawan Iran

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, Iran tak akan berhasil menggunakan terkanan harga BBM yang tinggi untuk menekan AS agar mau memenuhi tuntutannya.

"Jika Iran berpikir mereka akan menggunakan politik dalam negeri kita untuk menekan kita agar menerima kesepakatan yang buruk, itu tidak akan terjadi," kata Rubio, kepada NBC News, dikutip Jumat (15/5/2026).

Rubio mengklaim, pemerintah AS telah mengambil beberapa langkah luar biasa untuk menjaga harga BBM tetap rendah dibandingkan beberapa negara.

"Harga akan terus turun," kata Rubio.

Data American Automobile Association (AAA) mengungkap, per 14 Mei, harga rata-rata per galon BBM di AS naik menjadi 4,53 dolar. Harga berbeda berdasarkan kebijakan negara bagian di AS.

Serangan AS-Israel terhadap di Iran pada 28 Februari mengganggu pasokan BBM dari Timur Tengah melalui Selat Hormuz. Kondisi tersebut memengaruhi harga minyak dunia yang sempat melonjak hingga menembus 110 dolar AS per barel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal