LONDON, iNews.id - Harga minyak mentah dunia melonjak hingga menembus 100 dolar AS per barel, Minggu (8/3/2026). Ini merupakan dampak atas krisis di Timur Tengah.
Kenaikan ini juga dipicu pemangkasan produksi minyak oleh para produsen energi utama di Timur Tengah. Hal itu sebagai respons atas penutupan Selat Hormuz oleh Iran, salah satu titik strategis jalur distribusi minyak dan gas dunia.
Minyak mentah Brent naik 18 persen menjadi 108,68 dolar per barel. Minyak AS, WTI, naik hampir 20 persen menjadi 108 dolar per barel.
Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, saat itu harga minyak mentah melonjak jauh di atas 100 dolar per barel.
Iran menutup atau membatasi secara ketat arus transportasi kapal tanker dan kapal komersial di Selat Hormuz setelah negaranya diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.