Heboh Temuan Bom Perang Dunia II, 6.000 Warga Dievakuasi

Anton Suhartono
Penemuan bom jumbo peninggalan Perang Dunia II menghebohkan Hong Kong (Foto: Facebook/Eddie Ting)

HONG KONG, iNews.id - Penemuan bom jumbo peninggalan Perang Dunia II menghebohkan Hong Kong. Pemerintah terpaksa mengevakuasi sekitar 6.000 penduduk yang tinggal di sekitar lokasi temuan bom, Quarry Bay, untuk mencegah kejadian tidak diinginkan.

Bom peninggalan Jepang itu ditemukan di sebuah lokasi konstruksi bangunan. Menurut polisi, bom memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan berat sekitar 450 kg. Bom tersebut masih berfungsi penuh.

"Karena risiko yang sangat tinggi dalam pembongkaran dan pembuangan bom, kami terpaksa mengaktifkan rencana evakuasi darurat," kata Komandan Kepolisian Distrik Hong Kong, Andy Chan, sepert dikutip dari AFP, Sabtu (20/9/2025).

Sekitar 6.000 orang yang tinggal di 18 apartemen di kawasan Quarry Bay dievakuasi pada Jumat malam. Sementara itu pelucutan bom akan dilakukan pada Sabtu.

Hong Kong merupakan target awal serangan besar-besaan pasukan Jepang di Asia selama Perang Dunia II. Kota tersebut menyaksikan pertempuran sengit antara pasukan Jepang dan Sekutu selama masa perang, meninggalkan jejak senjata mematikan yang terkubur di bawah gedung-gedung pencakar langit.

Pekerja konstruksi beberapa kali menemukan sisa-sisa bom yang belum meledak di wilayah tersebut hampir 100 tahun kemudian.

Pada Mei 2018, sebuah bom ditemukan di Distrik Wan Chai, Hong Kong, memicu evakuasi 1.200 penduduk. Bom yang ditemukan pada Jumat kemarin merupakan jenis yang sama dengan tahun 2018. Proses penjinakan bom pada 2018 memakan waktu sekitar 20 jam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ada Bon Odori di Jak-Japan Matsuri 2026, Bisa Bikin Ondel-Ondel Mini Juga!

3 hari lalu

 Mind Blowing! Ilmuwan Jepang Temukan Cara Unik Melawan Sel Kanker

3 hari lalu

Gempa M6,4 Guncang Kepulauan Bonin Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

8 hari lalu

Hiii! Ular Masuk Pesawat Sembunyi di Karpet Kabin Penumpang, Penerbangan Dibatalkan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal