Imbangi China, Militer Australia dan AS Akan Tur Bersama di Pasifik

Nathania Riris Michico
Kapal perang Adelaide, kapal perang terbesar milik Australia. (Foto: Australia)

SYDNEY, iNews.id - Pasukan marinir Amerika Serikat (AS) akan bergabung dengan kapal perang terbesar Australia dalam kunjungan ke sejumlah negara di Kepulauan Pasifik. Hal ini dilakukan menyusul kekhawatiran atas meningkatnya pengaruh China di wilayah tersebut.

Berbagai persiapan untuk misi Tugas Gabungan Angkatan  Pertahanan Australia tersebut sudah hampir rampung. Tur ini akan dipusatkan di landasan pacu Helikopter Amfibi, Kapal Perang Adelaide.

Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengatakan perencanaan untuk Indo-Pacific Endeavour (IPE) 18 ini sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu.

"IPE 18 merupakan kegiatan utama Angkatan Pertahanan Australia, dan bertujuan meningkatkan keamanan di wilayah dekat kami melalui serangkaian keterlibatan bilateral dan multilateral dengan mitra regional kami, serta kegiatan pelatihan, dan pengembangan kapasitas," kata Payne kepada Australia Plus ABC, Sabtu (5/5/2018).

Pyne menyebut kapal perang Melbourne, Toowoomba, dan Success milik Angkatan Laut Australia akan mengambil bagian dalam pelatihan, termasuk kegiatan di Fiji, Vanuatu, Tonga, Samoa, dan Kepulauan Solomon.

"Kapal yang ditugaskan dalam event IPE 18 juga akan mengambil bagian dalam Latihan Pelayaran Pasifik, sebuah latihan bersama multinasional yang digelar dua tahun sekali yang diadakan di dan sekitar Kepulauan Hawaii," ujar dia.

Sumber-sumber pertahanan mengonfirmasi bahwa beberapa lusin marinir AS, yang merupakan bagian dari rotasi personel yang saat ini sudah berada di Darwin, juga akan ikut dalam rombongan kapal perang Adelaide.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
24 menit lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
17 jam lalu

Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Internasional
17 jam lalu

Nah, Iran Bantah Akan Kirim Uranium ke AS: Salah Besar

Internasional
18 jam lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz Hanya Dibuka Sementara dan Bersyarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal