LONDON, iNews.id - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson ingin mengirim jenis bantuan militer baru ke Ukraina. Bantuan militer tersebut untuk membantu Ukraina mempertahankan diri dari invasi Rusia.
Pernyataan ini disampaikan Johnson pada Senin (4/4/2022). Sayangnya, dalam pernyataan tersebut, dia enggan menyebut dengan detail senjata yang dimaksud.
Sebelumnya, Johnson sempat mengungkapkan keinginannya untuk memasok Ukraina dengan senjata lebih mematikan. Keinginan itu muncul karena dia memperkirakan pasukan Rusia bakal mengintensifkan serangannya di tengah operasi militer Moskow di Ukraina.
Surat kabar Times pada Rabu (30/3/2022) melaporkan, Johnson tidak menjelaskan secara perinci jenis senjata apa yang mungkin dipasok London ke Kiev. Akan tetapi, seorang sumber di lingkaran Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, Ukraina membutuhkan senjata api jarak jauh, termasuk artileri berat.
Inggris akan mengirim sekitar 6.000 rudal pertahanan baru ke Ukraina. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana hampir 30 juta Poundsterling atau 40 juta dolar AS untuk mendukung liputan BBC di kawasan itu dan membayar tentara serta pilot Ukraina.
Inggris sebelumnya juga akan mengirim sekitar 6.000 rudal pertahanan baru ke Ukraina. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana hampir 30 juta Poundsterling atau 40 juta dolar AS untuk mendukung liputan BBC di kawasan itu dan membayar tentara serta pilot Ukraina.