Inggris, Rusia dan Australia Turut Berduka Atas Wafatnya Ani Yudhoyono

Nathania Riris Michico
Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di sela-sela upacara Kemerdekaan Indonesia ke-69 di Istana Kepresidenan, 17 Agustus 2014.

JAKARTA, iNews.id - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik menyampaikan duka cita atas wafatnya Ibu Negara RI periode 2004-2014, Ani Yudhoyono. Ani Yudhoyono meninggal Sabtu (1/6/2019).

"Turut berduka cita atas wafatnya Ibu Ani Yudhoyono. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah Almarhumah. Dan semoga keluarga besar Bapak @SBYudhoyono diberikan kekuatan dan kesabaran," cuit Dubes Inggris, melalui akun Twitternya @MoazzamTMalik, dikutip dari Antara, Minggu (2/6/2019).

Selain Inggris, Dubes Australia untuk Indonesia Gary Quinlan juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ibu negara bernama lengkap Kristiani Herawati itu.

"Bersama dengan Indonesia kami turut berdukacita atas wafatnya Ibu Ani Yudhoyono dan menyampaikan belasungkawa kepada Presiden SBY dan keluarganya," cuit Kedutaan Rusia dalam akun resminya @RusEmbJakarta.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Buletin
1 hari lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Internasional
2 hari lalu

Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi 

Internasional
3 hari lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal