Ini Alasan Kazakhstan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Anton Suhartono
Kassym Jomart Tokayev segera meneken Perjanjian Abraham dengan Isrrael (Foto: AP)

ASTANA, iNews.id - Pemerintah Kazakhstan mengonfirmasi bahwa negara Asia Tengah itu segera menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Perjanjian Abraham. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Kazakhstan dan Israel segera meneken kesepakatan damai.

Kementerian Luar Negeri Kazakhstan menyatakan, keputusan tersebut diambil demi kepentingan negara dengan tujuan memperkuat kerja sama dengan semua negara berkepentingan.

"Keputusan penting ini dibuat semata-mata demi kepentingan Kazakhstan dan sepenuhnya konsisten dengan karakter kebijakan luar negeri Republik ini yang seimbang, konstruktif, dan damai," bunyi pernyataan Kemlu Kazakhstan, dikutip dari Anadolu, Sabtu (8/11/2025).

Disebutkan, bergabung dalam Perjanjian Abraham akan berkontribusi memperkuat kerja sama Kazakhstan dengan negara-negara lain yang lebih luas dan sepenuhnya sejalan dengan tujuan strategis negara itu.

Kemlu juga menegaskan, Kazakhstan akan terus memperjuangkan penyelesaian konflik Timur Tengah yang adil, komprehensif, dan berkelanjutan berdasarkan hukum internasional, resolusi PBB yang relevan, serta prinsip solusi dua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal