Ini Kata Israel soal Pemberontakan Grup Wagner di Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters)

PALESTINA, iNews.id – Gejolak politik di Rusia yang ditimbulkan oleh pemberontakan kelompok tentara bayaran dari Grup Wagner menuai sorotan dari sejumlah negara. Salah satunya adalah Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, perkembangan situasi di Rusia pada prinsipnya adalah masalah internal negara yang bersangkutan. Kendati demikian, Tel Aviv tetap menaruh perhatian terhadap dinamika tersebut.

“Meskipun ini adalah masalah internal Rusia di mana Israel tidak terlibat, Israel akan terus memantau berbagai perkembangan dengan cermat,” kata Netanyahu lewat pernyataan yang diterbitkan oleh kantornya, akhir pekan ini.

Pernyataan dari kepala pemerintahan Israel tersebut keluar setelah Netanyahu berdiskusi dengan para pejabat diplomatik dan keamanannya.

Sebelumnya, situasi di Rusia sempat memanas dengan rencana pemberontakan yang diluncurkan oleh Grup Wagner. Kelompok tentara bayaran itu merasa tidak puas dengan cara Kementerian Pertahanan Rusia memperlakukan mereka selama operasi militer di Ukraina.

Akan tetapi, rencana pemberontakan itu kemudian dibatalkan oleh bos Wagner, Yevgeny Prigozhin. Dia pun memerintahkan pasukannya untuk kembali ke barak, dan meninggalkan markas Distrik Militer Selatan Rusia di Kota Rostov-on-Don yang sempat diduduki pasukan Wagner.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, para anggota pasukan Wagner yang terlibat dalam pemberontakan kemarin tidak akan dituntut lantaran besarnya jasa mereka selama operasi militer Rusia di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

19 jam lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

1 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

2 hari lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal