Intelijen AS Ungkap Israel Gunakan Kapal Selam Serang Armada Global Sumud Flotilla

Anton Suhartono
Pejabat intelijen AS mengungkap serangan terhadap sejumlah kapal GSF dilakukan menggunakan kapal selam dan drone (Foto: GSF)

TEL AVIV, iNews.id - Operasi militer Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) ternyata tak hanya dilakukan di permukaan laut. Dua pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, serangan terhadap sejumlah kapal GSF dilakukan menggunakan kapal selam dan drone tempur, atas perintah langsung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Menurut laporan CBS News, pasukan Israel meluncurkan drone dari kapal selam yang beroperasi secara rahasia di Laut Mediterania. Drone itu kemudian menjatuhkan bahan peledak ke dua kapal GSF pada 8 dan 9 September 2025 saat kapal sedang lego jangkar di luar pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia.

Serangan itu menyebabkan kebakaran besar di dua kapal kemanusiaan tersebut. Sumber-sumber intelijen AS menyebut, operasi dilakukan tepat setelah tokoh-tokoh penting dan pejabat pendukung GSF meninggalkan lokasi pelabuhan, seolah-olah telah direncanakan dengan intelijen tingkat tinggi.

Aktivis GSF sebelumnya menduga serangan itu dilakukan oleh Israel, namun baru kini terkonfirmasi lewat laporan intelijen AS. 

“Kami yakin ini bukan kecelakaan, tapi sabotase yang dirancang,” kata salah satu anggota flotilla yang selamat dari serangan.

Setelah insiden itu, Angkatan Laut Israel kembali melakukan aksi besar dengan mencegat 13 kapal GSF pada Rabu lalu. Ratusan aktivis internasional, termasuk Greta Thunberg, ditangkap dan dibawa ke pelabuhan Ashdod. Dalam operasi tiga hari berikutnya, lebih dari 40 kapal flotilla ditangkap dengan total 450 lebih aktivis dari 50 negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

Mediator AS: Pasukan ISF Asal Indonesia Akan Ditempatkan di Gaza Selatan

Internasional
2 jam lalu

Pasukan Stabilisasi Internasional ISF Akan Tiba di Gaza pada Awal April

Nasional
18 jam lalu

Kemlu Tegaskan TNI di Gaza Bukan untuk Misi Tempur, Bisa Ditarik Kapan saja

Internasional
1 hari lalu

Pesawat-Pesawat Militer AS Terus Berdatangan ke Israel, Sinyal Serangan ke Iran Segera Dimulai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal