Iran Ancam Langgar Lebih Banyak Kesepakatan Nuklir Dalam Waktu 60 Hari

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani memperingati Hari Teknologi Nuklir Nasional di Teheran tahun lalu. (FOTO: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Iran mengancam akan melangar lebih banyak komitmen di bawah perjanjian nuklir 2015 dalam waktu 60 hari, kecuali ada solusi untuk 'menyelamatkan' perjanjian itu. Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dalam konferensi pers, Minggu (7/7/2019).

"Kami berharap kami dapat mencapai solusi, jika tidak setelah 60 hari kami akan mengambil langkah ketiga juga," kata Araghchi, seperti dilaporkan AFP.

Hal itu dia tegaskan setelah menyoroti penurunan tajam dari penjualan minyak negaranya sebagai salah satu masalah utama yang perlu dipecahkan.

Sementara itu, juru bicara organisasi energi atom Iran, Behrouz Kamalvandi, mengatakan Iran akan mulai memperkaya uranium di luar kesepakatan nuklir, yakni 3,67 persen. Angka itu ditetapkan dalam perjanjian nuklir 2015.

"Perintah yang diterima dari presiden Hassan Rouhani akan menerapkan beberapa rincian teknis yang sudah diselesaikan," kata Kamalvandi.

Rouhani awalnya mengisyaratkan niat Iran itu pada 8 Mei, tepat satu tahun setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara sepihak meninggalkan kesepakatan nuklir 2015.

Dia mengatakan langkah itu sebagai tanggapan atas kegagalan dari negara-negara lain yang terlibat dalam perjanjian untuk menepati janji mereka membantu Iran mengatasi sanksi yang diberlakukan kembali oleh AS pada paruh kedua 2018.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 menit lalu

Lagi, Pesawat Mata-Mata AS P-8A Poseidon Gentayangan Dekat Perbatasan Iran

Internasional
3 jam lalu

AS Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Internasional
6 jam lalu

Trump Ngotot kepada Netanyahu, Negosiasi Nuklir dengan Iran Harus Berlanjut

Internasional
7 jam lalu

Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal