Iran Bantah Serang Kapal Tanker Israel, Sebut Pengalihan Perhatian

Anton Suhartono
Kapal tanker Mercer Street diserang di lepas pantai Oman menewaskan dua orang (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Iran membantah terlibat dalam serangan kapal tanker yang dikelola Israel, Mercer Street, di lepas pantai Oman yang menewaskan dua kru pada Kamis lalu. Sebelumnya Israel menuduh Iran terlibat dalam serangan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, pemerintah mengecam tuduhan Israel.

"Rezim Zionis telah menciptakan ketidakamanan, teror, dan kekerasan. Teheran mengecam tuduhan tentang keterlibatan Iran ini," kata Khatibzadeh, dikutip dari Reuters, Minggu (1/8/2021).

Dia menambahkan, Israel berupaya mengalihkan perhatian tentang serangan tersebut menggunakan fakta-fakta yang tidak berdasar.

Seorang warga Inggris dan Rumania tewas dalam serangan yang menyasar kapal tanker Mercer Street. Kapal berbendera liberia itu diketahui milik Jepang namun dikelola perusahaan perkapalan Israel, Zodiac Maritime. 

Ada berbagai spekulasi mengenai apa yang terjadi pada kapal tanker itu. Zodiac Maritime menduga insiden itu sebagai pembajakan. Sementara itu Pusat Keamanan Maritim Oman menyebutnya sebagai 'kecelakaan' di luar perairan teritorialnya.

Sementara itu beberapa sumber di Amerika Serikat dan Eropa yang akrab dengan laporan intelijen menyebut Iran sebagai tersangka utama. Seorang pejabat pertahanan AS menyebut serangan dilakukan menggunakan drone.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
4 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
9 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Buletin
15 jam lalu

Hector Souto Yakin Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Iran di Final Piala Asia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal