Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

Anton Suhartono
Iran mengingatkan Selat Hormuz hanya dibuka 60 hari, sesuai MoU perjanjian damai dengan AS (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengingatkan, Selat Hormuz hanya dibuka bebas selama 60 hari, sesuai nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS). Setelah itu, nasib status jalur perairan strategis tersebut bergantung dari hasil negosiasi lanjutan dengan AS.

Ketua parlemen yang juga kepala juru runding negosiasi dengan AS, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan Iran tidak akan pernah melepaskan haknya di Selat Hormuz.

Dia menjelaskan, serangan Iran ke pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah sebagai respons atas pelanggaran perjanjian damai dengan AS. Serangan itu juga terkait dengan lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz.

"Dalam pelanggaran gencatan senjata terbaru, pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait menjadi sasaran," katanya, dalam pernyataan di akun Telegram, dikutip Rabu (1/7/2026).

Dia melanjutkan serangan tersebut menunjukkan Iran serius dalam menerapkan MoU yang telah ditandatangani presiden kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

3 hari lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal