Iran Sebut Tak Bisa Berinteraksi Lagi dengan AS

Nathania Riris Michico
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tidak dapat berinteraksi lagi dengan Amerika Serikat (AS). Pasalnya, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyebut kata-kata Pemerintah AS tidak dapat dipercaya.

"Pengalaman pertama adalah bahwa pemerintah Republik Islam tidak dapat berinteraksi dengan Amerika. Mengapa? Karena Amerika tidak berkomitmen pada janji-janjinya," kata Khamenei, seperti dilaporkan AFP, Kamis (24/5/2018).

Pernyataan ini muncul setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menguraikan 12 kondisi sulit yang dihadapi AS jika melanjutkan kesepakatan nuklir baru dengan Iran, daripada mengusulkan negosiasi ulang.

Presiden Iran Hassan Rouhani membandingkan komentar Pompeo tersebut dengan pernyataan yang dibuat oleh George W Bush menjelang invasi Irak pada 2003.

"Era pernyataan seperti itu telah berkembang dan warga Iran telah mendengar pernyataan ini ratusan kali, dan tidak lagi memedulikannya," kata Rouhani.

Presiden Donald Trump awal bulan ini memutuskan mundur dari kesepakatan nuklir 2015 yang bertujuan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Masyarakat internasional, termasuk pejabat tinggi AS, mengatakan sebelumnya Iran sudah mematuhi ketentuan kesepakatan nuklir namun Trump tetap tidak memercayainya karena menganggap perilaku Iran tidak sesuai dengan yang disepakati di perjanjian itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Peringatkan Iran Segera Sepakati Perundingan Damai: Waktu Bergerak Cepat!

Internasional
16 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
24 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
2 hari lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal