Ismail Haniyeh Dibunuh, Hamas Makin Kukuh Tak Akui Negara Israel

Anton Suhartono
Khaled Meshal menegaskan Hamas tak mengakui Isrsel ((Foto: EPA-EFE)

GAZA, iNews.id - Pejabat Hamas Khaled Meshaal menegaskan kembali organisasi perlawanannya tak mengakui Israel. Dia kembali menggarisbawahi pembunuhan Ismail Haniyeh tak melemahkan perjuangan, justru sebaliknya semakin memperkuat rakyat Palestina.

Pernyataan itu disampaikan saat memimpin upacara pemakaman pengawal Haniyeh, Abu Shaban, di Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab di Doha, Qatar. Abu Shaban ikut tewas bersama Haniyeh dalam serangan di wisma tempat mereka menginap di Teheran, Iran, pada 31 Juli lalu.

"Kami tidak akan berkompromi pada prinsip dan tidak akan mengakui Israel. Rakyat kami akan mempertahankan persatuan nasional, melanjutkan jalan jihad, perlawanan, dan menuntut kembali hak-hak kami," kata Meshaal, dikutip dari Anadolu, Sabtu (3/8/2024).

Dia menegaskan Israel tidak pernah belajar dari kejadian sebelumnya. Sejak 100 tahun lalu, Israel telah membunuh para pejuang Palestina, namun perlawanan tetap terus hidup.

"Mereka telah membunuh para pemimpin kita selama 100 tahun. Jadi apa yang telah terjadi? Setiap kali seorang pemimpin meninggal, muncul pemimpin lain. Ini justru membuat rakyat kita lebih kuat," tuturnya.

Iran masih menyelidiki pembunuhan Haniyeh. Sejauh ini tak ada pernyataan resmi dari pemerintah Zionis mengenai pembunuhan Haniyeh. Namun Hamas dan Iran yakin Israel sebagai dalangnya.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah memerintahkan militernya untuk menyerang Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

10 jam lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

11 jam lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

13 jam lalu

MUI Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli Dukung Israel, Desak Konser Dibatalkan

15 jam lalu

Netanyahu Manipulasi Laporan soal Potensi Serangan Hamas sebelum Perang 7 Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal