WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menolak rencana Israel untuk memindahkan jutaan warga Jalur Gaza keluar dari wilayah tersebut. Washington menegaskan tidak seorang pun warga Gaza boleh dipaksa meninggalkan rumah mereka.
Penolakan itu disampaikan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, kembali menyerukan pengosongan Gaza sebagai solusi untuk mengakhiri krisis di wilayah tersebut.
Seorang juru bicara Deplu AS menegaskan kembali dukungan Washington terhadap 20 poin proposal perdamaian Gaza yang diajukan Presiden Donald Trump. Proposal tersebut secara eksplisit menegaskan, tidak ada warga Gaza yang boleh dipaksa meninggalkan wilayah itu.
“Sebagaimana dinyatakan secara eksplisit dalam poin 12 dari proposal Presiden, tidak seorang pun dipaksa untuk meninggalkan Gaza dan mereka yang ingin pergi akan bebas untuk melakukannya dan bebas untuk kembali,” ujar juru bicara tersebut, kepada Al Jazeera, dikutip Rabu (9/9/2026).
Menurut dia, pemerintah AS justru akan mendorong warga Gaza untuk tetap tinggal. Washington juga menyatakan akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk membangun kembali wilayah tersebut menjadi lebih baik.