Israel Bantai 17.000 Anak-Anak Gaza, Organisasi HAM: Rekor dalam Sejarah Perang Modern

Anton Suhartono
Organisasi HAM Euro-Mediterranean Human Rights Monitor mengungkap pasukan Israel telah membantai hampir 17.000 anak-anak Gaza dalam 10 bulan (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Organisasi hak asasi manusia (HAM) Euro-Mediterranean Human Rights Monitor mengungkap pasukan Israel telah membunuh hampir 17.000 anak-anak di Jalur Gaza, Palestina. Angka itu dihitung sejak pecahnya perang pada 7 Oktober 2023.

Dari jumlah itu, sekitar 2.100 di antaranya merupakan bayi berusia di bawah 2 tahun.

“Jumlah anak Palestina, baik bayi maupun anak-anak, yang dibunuh oleh tentara Israel sangat mengerikan. Tingkat pembunuhan yang mereka lakukan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perang modern,” bunyi pernyataan organisasi HAM yang berpusat di Jenewa, Swiss, itu seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (14/8/2024).

Euro-Mediterranean Human Rights Monitor juga menyebut, pembantaian terhadap anak-anak Gaza oleh Israel terjadi setiap hari menjadi tren yang sangat berbahaya. Bahkan pembunuhan dilakukan dengan cara brutal.

“Militer Israel menargetkan warga Palestina dan anak-anak setiap hari secara metodis dan luas dengan cara paling kejam dan brutal, hampir tanpa henti selama 10 bulan berturut-turut,” demikian isi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
2 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Internasional
2 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Internasional
3 hari lalu

Gugur dalam Serangan Israel, Ini Nama Asli Jubir Hamas Abu Ubaida

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal