Jadi Agen Bayaran China, Mantan Pilot Militer AS Dihukum 20 Bulan Penjara

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi putusan pengadilan menjatuhkan vonis penjara kepada terdakwa di AS. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pengadilan federal AS menjatuhkan hukuman 20 bulan penjara kepada mantan pilot helikopter militer Amerika karena bertindak sebagai agen bayaran China. Dia dituduh telah memberikan informasi sensitif terkait penerbangan. 

“Mantan pilot helikopter Angkatan Darat AS yang beralih menjadi kontraktor sipil, Shapour Moinian, 67 tahun, dari San Diego, dijatuhi hukuman di pengadilan federal hari ini dengan 20 bulan penjara,” ungkap Departemen Kehakiman dalam siaran pers, Senin (7/11/2022) waktu setempat. 

“(Terdakwa dihukum) karena bertindak sebagai agen pemerintah Republik Rakyat China dan menerima ribuan dolar AS dari perwakilan pemerintah China untuk memberikan informasi terkait penerbangan dari perusahaan kontraktor pertahanannya,” kata rilis itu lagi.

Menurut Departemen Kehakiman AS, setelah mengabdi di Angkatan Darat AS dari 1977 hingga 2000, Moinian mulai bekerja untuk berbagai kontraktor pertahanan yang telah disetujui di Amerika Serikat. Di antara pekerjaan yang dia tangani termasuk proyek untuk Pentagon (Departemen Pertahanan AS).

Sejak 2017, Moinian diduga mulai bekerja untuk beberapa individu di China. Dia dikatakan mengumpulkan materi penerbangan yang terkait dengan berbagai jenis pesawat yang dirancang atau diproduksi di Amerika Serikat dengan imbalan uang.

Mantan pilot AS itu juga mengakui bahwa dia telah berbohong dalam dua kesempatan ketika dia menyatakan tidak memiliki kontak dekat dengan warga negara asing. Dia juga mengaku telah berdusta saat mengatakan pihak asing itu tidak menawarkan pekerjaan kepadanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Mabuk dan Bikin Onar di Sukabumi, Bule Amerika Serikat Diusir dari Indonesia

18 jam lalu

Nah, Iran Bantah Mohon-Mohon ke AS untuk Batalkan Serangan

21 jam lalu

Trump Sebut Perundingan Damai dengan Iran Dimulai Lagi Hari Ini

23 jam lalu

Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal