Jepang Akan Uji Coba Sistem Peringatan Dini Bencana di Asia Pasifik

Anton Suhartono
Ilustrasi gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang akan menguji coba sistem peringatan dini bencana untuk negara-negara Asia Pasifik tahun ini. Sistem ini bekerja memanfaatkan satelit quasi-zenith, yakni mentransfer ke tiga waktu regional berbasis global positioning system (GPS).

Persiapan untuk pengujian di luar Jepang masih dilakukan. Rencananya, pengujian tahun ini akan dilakukan di India dan Papua Nugini.

Asian Disaster Reduction Center, seperti dikutip dari Kyodo, Selasa (15/1/2019), menyatakan, Jepang ingin memperluas kontribusinya dalam mencegah dampak buruk dari bencana alam yang terjadi di Asia.

Selain itu, Jepang ingin mengurangi risiko dari dampak bencana alam terhadap jaringan suplai produksi terhadap pabrik-pabriknya di Asia.

Untuk merealisasikan ini, Jepang mengerahkan satu dari empat satelit GPS Michibiki untuk mengirim informasi dari lembaga yang memantau kondisi cuaca di negara bersangkutan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Gempa Besar M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Ini Hasil Analisis BMKG

3 hari lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

4 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

4 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal