Jepang Perketat Sanksi untuk Rusia Pascaserangan Rudal Mematikan di Ukraina

Umaya Khusniah
Jepang memperketat sanksi terhadap Rusia menyusul gelombang terbaru serangan rudal di Ukraina. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Jepang memperketat sanksi terhadap Rusia menyusul gelombang terbaru serangan rudal di Ukraina. Jepang menambahkan jenis barang yang masuk daftar larangan ekspor dan membekukan aset pejabat dan entitas Rusia.

"Mengingat situasi seputar Ukraina dan untuk berkontribusi pada upaya internasional untuk mengamankan perdamaian, Jepang akan menerapkan larangan ekspor sejalan dengan negara-negara besar lainnya," kata Kementerian Ekonomi Perdagangan dan Industri dalam rilisnya, Jumat (27/1/2023). 

Dalam sanksi baru itu, Jepang akan melarang pengiriman barang ke 49 organisasi di Rusia mulai 3 Februari. Barang-barang itu dinilai dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan militer Rusia.

Barang yang dimaksud di antaranya meriam air, peralatan eksplorasi gas dan peralatan semikonduktor hingga vaksin, peralatan pemeriksaan sinar-X, bahan peledak dan robot. 

Jepang juga akan membekukan aset tiga entitas dan 22 individu di Rusia. Di antaranya perusahaan pesawat JSC Irkut Corp, pembuat rudal darat-ke-udara MMZ Avangard, Wakil Menteri Pertahanan Mikhail Mizintsev dan Menteri Kehakiman Konstantin Chuychenko, bersama dengan 14 individu pro-Moskow yang terkait dengan "pencaplokan" bagian wilayah tenggara Ukraina.

Keputusan itu diambil setelah Rusia melancarkan serangan rudal di Ukraina yang menewaskan sedikitnya 11 orang pada Kamis (26/1/2023) menyusul janji Jerman dan Amerika Serikat untuk memasok tank yang dapat membantu Ukraina menghadapi serangan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
4 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Internasional
6 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Internasional
6 hari lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal