TOKYO, iNews.id - Pemeritah Jepang memprotes Korea Selatan (Korsel) terkait gambar pulau Semenanjung Korea di bendera Korea Bersatu Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang. Pasalnya, Jepang tidak terima ada beberapa pulau di bendera itu yang masih disengketakan.
Pada bendera dengan siluet biru Semenanjung Korea tersebut, ada titik biru yang menunjukkan pulau-pulau di Laut Jepang yang dikuasai, Korsel namun diklaim oleh Tokyo. Pulau-pulau ini dikenal dengan nama 'Dokdo' oleh Korea dan Jepang menyebutnya dengan 'Takeshima'.
"Bendera itu tidak dapat diterima, berdasarkan pendirian kami atas kedaulatan Takeshima," kata Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, seperti dilansir AFP, Senin (5/2/2018).
Insiden yang terjadi beberapa hari menjelang Olimpiade di Pyeongchang ini, disebut Yoshihide, sangat disesalkan. Dia menegaskan Jepang akan terus mendesak Korsel untuk menangani kasus tersebut dengan tepat.
"Kami mengajukan protes dengan tegas melalui sarana diplomatik ke Korea Selatan," katanya, menambahkan.
Gambar kontroversial pada bendera itu awalnya diungkap oleh penonton saat pertandingan persahabatan tim hoki es perempuan Swedia dan tim gabungan Korea. Gambar peta Semenanjung Korea berwarna biru muda pada bendera tampak memasukkan pulau yang masih disengketakan.
Hal ini terjadi sebulan setelah Korsel memprotes Pemerintah Jepang karena membuka museum di Tokyo yang menunjukkan pulau-pulau yang masih disengketakan tersebut. Museum itu menampilkan dokumen dan foto-foto satu set pulau yang juga diperselisihkan dengan China.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan berkunjung ke Korsel untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Pyengchang. Abe diharapkan akan berbicara soal 'wanita penghibur' Korsel yang dijadikan budak seks oleh pasukan Jepang semasa perang.